STANDAR PELAYANAN MINIMAL PENDIDIKAN   Leave a comment


rektoratKeputusan Menteri Pendidkan dan Kebudayaan RI
BAB III
STANDAR PELAYANAN MINIMAL PENDIDIKAN DASAR

Pasal 3
Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan Sekolah Dasar (SD)/ Madrasah
Ibtidaiyah (MI) terdiri atas :
a.95 persen anak dalam kelompok usia 7-12 tahun bersekolah di SD/MI.
b.Angka Putus Sekolah (APS) tidak melebihi 1 persen dari jumlah sis-wa yang bersekolah.
c.90 persen sekolah memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan secara nasional.
d.90 persen dari jumlah guru SD yang diperlukan terpenuhi.
e.90 persen guru SD/MI memiliki kualifikasi sesuai dengan kompe-tensi yang ditetapkan secara nasional .
f.95 persen siswa memiliki buku pelajaran yang lengkap setiap mata pelajaran.
g.Jumlah siswa SD/MI per kelas antara 30 – 40 siswa.
h.90 persen dari siswa yang mengikuti uji sampel mutu pen-didikan standar nasional mencapai nilai “memuaskan” dalam mata pelajaran membaca,
menulis dan berhitung untuk kelas III dan mata pelajaran bahasa, matematika, IPA dan IPS untuk kelas V.
i.95 persen dari lulusan SD melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama
(SMP)/Madrasah Tsana-wiyah (MTs).
(1)SPM Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/ Madrasah Tsanawiyah
(MTs) terdiri atas:
a.90 persen anak dalam kelompok usia 13 -15 tahun bersekolah di
SMP/MTs.
b.Angka Putus Sekolah (APS) tidak melebihi 1 persen dari jumlah siswa yang ber-sekolah.
c.90 persen sekolah memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai
dengan standar teknis yang di-tetapkan secara nasional.
d.80 persen sekolah memiliki tenaga kependidikan non guru untuk melaksanakan tugas administrasi dan kegiatan non mengajar lainnya.
e.90 persen dari jumlah guru SMP yang diperlukan ter-penuhi.
f.90 persen guru SMP/MTs memiliki kualifikasi, sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan secara nasional.
g.100 persen siswa memiliki buku pelajaran yang lengkap setiap mata
pelajaran.
h.Jumlah siswa SMP/MTs per kelas antara 30 – 40 siswa.
i.90 persen dari siswa yang mengikuti uji sampel mutu pendidikan standar nasional mencapai nilai “memuaskan” dalam mata pelajaran
Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, dan IPS di kelas I
dan II.
j.70 persen dari lulusan SMP/ MTs melanjutkan ke Sekolah Menengah
Atas (SMA)/ Madrasah Aliyah (MA)/ Sekolah Menengah Kejuruan
(SMK).
BAB IV
STANDAR PELAYANAN MINIMAL PENDIDIKAN MENENGAH

Pasal 4

(1)SPM Pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA)
terdiri atas :
a.60 persen anak dalam kelompok usia 16-18 tahun bersekolah di SMA/MA dan SMK;
b.Angka Putus Sekolah (APS) tidak melebihi 1 persen dari jumlah siswa yang ber-sekolah.
c.90 persen sekolah memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai dengan standar teknis yang ditetap-kan secara nasional.
d.80 persen sekolah memiliki tenaga kependidikan non guru untuk melaksanakan tugas administrasi dan kegiatan non mengajar lainnya. e. 90 persen dari jumlah guru SMA/MA yang diperlukan terpenuhi.
f.90 persen guru SMA/MA memiliki kualifikasi sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan secara nasional.
g.100 persen siswa memiliki buku pelajaran yang lengkap setiap mata pelajaran.
h.Jumlah siswa SMA/MA per kelas antara 30 – 40 siswa.
i.90 persen dari siswa yang mengikuti uji sampel mutu standar nasional mencapai nilai “memuaskan” dalam mata pelajaran bahasa Inggris, Geografi, Matematika Dasar untuk kelas I dan II
j.25 persen dari lulusan SMA/ MA melanjutkan ke perguruan tinggi yang ter-akreditasi.

(2)SPM Pendidikan SMK terdiri atas :
a.Angka Putus Sekolah (APS) tidak melebihi 1 persen dari jumlah siswa yang ber-sekolah.
b.90 persen sekolah memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai dengan standar teknis yang di-tetapkan secara nasional.
c.80 persen sekolah memiliki tenaga kependidikan non guru untuk melaksanakan tugas administrasi dan kegiatan non mengajar lainnya.
d. 90 persen dari jumlah guru SMK yang diperlukan ter-penuhi.
e.90 persen guru SMK memiliki kualifikasi sesuai dengan kompetensi yang ditetapkan secara nasional.
f.100 persen siswa memiliki buku pelajaran yang lengkap setiap mata pelajaran.
g.Jumlah siswa SMK perkelas antara 30 – 40 siswa.
h.20 persen dari lulusan SMK melanjutkan ke Perguruan Tinggi yang terakreditasi.
i.20 persen dari lulusan SMK diterima di dunia kerja sesuai dengan keahliannya.
BAB V
STANDAR PELAYANAN MINIMAL PENDIDIKAN NON FORMAL

Pasal 5

(1)SPM pendidikan keaksaraan terdiri atas :
a.Semua penduduk usia pro-duktif (15-44 tahun) bisa membaca dan menulis.
b.Jumlah orang buta aksara dalam kelompok usia 15-44 tahun tidak
melebihi 7 persen.
c.Jumlah orang buta aksara dalam kelompok usia di atas 44 tahun tidak melebihi 30 persen.
d.Tersedianya data dasar keaksaraan yang diperbarui secara terus menerus.
(2)SPM kesetaraan Sekolah Dasar (SD) terdiri atas :

a. Sebanyak 85 persen dari jumlah penduduk usia sekolah yang belum bersekolah di SD/MI menjadi peserta didik Program Paket A.
b. Peserta didik program paket A yang tidak aktif tidak melebihi 10 Persen
c.Sebanyak 100 persen peserta didik memiliki modul Program Paket A.
d.Sejumlah 95 persen peserta didik yang mengikuti ujian akhir Program Paket A lulus ujian kesetaraan.
e.Sejumlah 95 persen lulusan Program Paket A dapat melan-jutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi (SMP, MTs, atau Program Paket B).
f.Sejumlah 90 persen peserta didik yang mengikuti uji sampel mutu pendidikan men-dapat nilai memuaskan.
g.Sejumlah 100 persen dari tutor Program Paket A yang diperlukan terpenuhi.
h.Sebanyak 90 persen tutor Program Paket A memiliki kualifikasi sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan secara nasional.
i.Sejumlah 90 persen pusat kegiatan belajar masyarakat memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai dengan standar teknis pembelajaran.
j.Sebanyak 100 persen peserta didik memiliki sarana belajar.
k.Tersedianya data dasar kesetaraan sekolah dasar yang diperbarui secara terus menerus.
(3)SPM Kesetaraan Sekolah Menengah Pertama (SMP) terdiri atas :
a.Sebanyak 90 persen dari jumlah penduduk usia sekolah yang belum bersekolah di SMP/MTs menjadi peserta didik Program Paket B.
b.Peserta didik Program Paket B yang tidak aktif tidak melebihi 10 Persen.
c.Sebanyak 100 persen peserta didik memiliki modul Program Paket B.
d.Sejumlah 80 persen peserta didik yang mengikuti ujian akhir Program
Paket B lulus ujian kesetaraan.
e.Sejumlah 50 persen lulusan Program Paket B dapat memasuki dunia kerja.
f.Sejumlah 50 persen lulusan Program Paket B dapat me-lanjutkan ke
jenjang pen-didikan yang lebih tinggi (SMA, SMK, MA, atau Program
Paket C).
g. Sejumlah 90 persen peserta didik Program Paket B yang mengikuti uji sampel mutu pendidikan mendapat nilai memuaskan.
h. Sejumlah 100 persen tutor Program Paket B yang di-perlukan terpenuhi.
i.Sebanyak 90 persen tutor Program Paket B memiliki kualifikasi sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan secara nasional.
j.Sejumlah 90 persen pusat kegiatan belajar masyarakat memiliki sarana
dan prasarana minimal sesuai dengan standar teknis pembelajaran.
k. Tersedianya data dasar ke-setaraan Sekolah Menengah Pertama (SMP)
yang di-perbarui secara terus menerus.

(4)SPM Kesetaraan Sekolah Menengah Atas (SMA) terdiri atas:
a. Sebanyak 70 persen dari jumlah penduduk usia sekolah yang belum bersekolah di SMA/MA, SMK menjadi pe-serta didik Program Paket C.
b. Peserta didik Program Paket C yang tidak aktif tidak melebihi 5 Persen.
c. Sebanyak 60 persen peserta didik memiliki modul Program Paket C.
d. Sejumlah 80 persen peserta didik yang mengikuti ujian akhir Program Paket C lulus ujian kesetaraan.
e. Sejumlah 60 persen lulusan Program Paket C dapat memasuki dunia kerja.
f.Sejumlah 10 persen lulusan Program Paket C dapat me-lanjutkan ke jenjang pendidik- an yang lebih tinggi.
g. Sejumlah 90 persen peserta didik Program Paket C yang mengikuti uji sampel mutu pendidikan mendapat nilai memuaskan.
h. Sejumlah 100 persen tutor Program Paket C yang di-perlukan terpenuhi.
i.Sebanyak 90 persen tutor Program Paket C memiliki kualifikasi sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan secara nasional.
j.Sejumlah 90 persen pusat kegiatan belajar masyarakat memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai dengan standar teknis pembelajaran.
k.Tersedianya data dasar ke-setaraan Sekolah Menengah Atas (SMA)
yang diperbarui secara terus menerus.

(5)SPM Pendidikan Keterampilan dan Bermata pencaharian terdiri atas:
a. Sebanyak 25 persen anggota masyarakat putus sekolah, pengangguran, dan dari ke-luarga pra sejahtera menjadi peserta didik dalam
kursus-kursus/pelatihan/kelompok be lajar usaha/magang.
b.Sebanyak 100 persen lembaga kursus memiliki ijin ope-rasional dari pemerintah atau pemerintah daerah.
c.25 persen lembaga kursus dan lembaga pelatihan ter-akreditasi.
d.Sebanyak 100 persen kursus/ pelatihan/kelompok belajar usaha/magang dibina secara terus menerus.
e.Sejumlah 90 persen lulusan kursus, pelatihan, magang, kelompok
belajar usaha dapat memasuki dunia kerja.
f.Sejumlah 100 persen tenaga pendidik, instruktur, atau penguji praktek kursus-kursus/ pelatihan/kelompok belajar usaha/magang yang diperlu-
kan terpenuhi.
g.Sebanyak 90 persen tenaga pendidik, instruktur, atau penguji praktek kursus/ pelatihan/kelompok belajar usaha/magang memiliki kualifikasi
sesuai dengan standar kompetensi yang di-persyaratkan.
h.Sejumlah 75 persen peserta ujian kursus-kursus memperoleh ijazah atau sertifikat.
i.Sejumlah 90 persen kursus-kursus/pelatihan/kelompok be lajar
usaha/magang memiliki sarana dan prasarana minimal sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan.
j.Tersedianya data dasar kursus – kursus/pelatihan/kelompok belajar usaha/magang yang diperbarui secara terus menerus.

(6)SPM Pendidikan Taman Kanak-kanak terdiri atas :
a. 20 persen jumlah anak usia 4-6 tahun mengikuti program TK/RA.
b. 90 persen guru layak mendidik TK/RA dengan kualifikasi se-suai dengan standar kom-petensi yang ditetapkan se-cara nasional.
c.90 persen TK/RA memiliki sarana dan prasarana belajar/ bermain. d. 60 persen TK/RA menerapkan manajemen berbasis sekolah sesuai
dengan manual yang ditetapkan oleh Menteri.

(7)SPM Pendidikan pada Taman Penitipan Anak, Kelompok Bermain atau yang sederajat terdiri atas :
a. 65 persen anak dalam kelompok 0–4 tahun meng-ikuti kegiatan Tempat
Penitipan Anak, Kelompok Bermain atau yang sederajat. b. 50 persen jumlah anak usia
4-6 tahun yang belum ter-layani pada program PAUD jalur formal
mengikuti program PAUD jalur non formal.
c. 50 persen guru PAUD jalur non formal telah mengikuti pelatihan di bidang PAUD.

BAB VI
STANDAR PELAYANAN MINIMAL PENDIDIKAN KEPEMUDAAN

Pasal 6

SPM Pendidikan Kepemudaan terdiri atas :
a. Tersedianya 5 program ke- pemudaan oleh lembaga kepemudaan untuk meningkatkan kapasitas kemampuan pemuda di bidang kewirausahaan, kepemim-pinan, wawasan kebangsaan, kebudayaan dan, pendidikan.
b.Partisipasi pemuda dalam kegiatan pembangunan, pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, kesehatan, social ekonomi, dan kemasyarakatan meningkat 5 persen setiap tahun.
c.Angka pengangguran pemuda menurun 5 persen setiap tahun.

BAB VII
STANDAR PELAYANAN MINIMAL PENDIDIKAN KEGIATAN PENDIDIKAN OLAH RAGA

Pasal 7

SPM Olahraga Pendidikan, Masyarakat dan Prestasi terdiri atas :
a.65 persen jumlah siswa yang mengikuti kegiatan cabang olahraga yang beragam di luar mata pelajaran olahraga di sekolah.
b.100 persen terbukanya kesempatan bagi siswa untuk berpartisipasi dan berkreasi dalam pendidikan jasmani yang tertuang dalam kurikulum.
c.70 persen siswa yang memiliki tingkat kebugaran yang baik.
d.15 Klub Olahraga Pelajar yang dibina di wilayah kabupaten/kota.
e.10 siswa per satuan pendidikan yang terpilih mengikuti POPDA (Pekan
Olahraga Pelajar Daerah) tingkat provinsi.
f.Satu lapangan terbuka dapat digunakan 5 sekolah.
g.1 orang guru pendidikan jasmani mengajar 9 rombongan belajar.
h.75 persen peralatan olahraga telah sesuai dengan cabang olahraga.
i.Berfungsinya BAPOPSI (Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh
Indonesia) di Kabupaten/Kota.
j.7 cabang olahraga yang di kompetisikan secara teratur minimal setiap dua tahun sekali.
k.80 persen berfungsinya Komite Olahraga Nasional Daerah (KONIDA) tingkat Kabupaten/ Kota.

About these ads

Posted March 10, 2013 by www.latahang.com in Uncategorized

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,048 other followers

%d bloggers like this: