Peranan TIK dala Pendidikan   Leave a comment

Peranan TIK dalam Pendidikan

Penerapan serta peranan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) dalam proses belajar mengajar pada saat ini sudah berlangsung dengan berbagai bentuk. Berbagai macam peralatan TIK bisa digunakan sebagai sarana dan sumber belajar yang dapat diakses secara luas oleh guru, siswa, dan para pemangku kepentingan pendidikan. Artikel ini adalah membahas langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam pengembangan materi ajar dan strategi pembelajaran dengan bantuan TIK. Artikel ini akan membahas secara khusus pengembangan materi dan strategi pembelajaran mata diklat memprogram mesin CNC (Computer Numerical Control) yang saat ini merupakan mata diklat wajib bagi program keahlian Teknik Pemesinan.
Peranan TIK dalam pengembangan materi ajar bisa dilakukan dengan cara mencari buku ajar dalam bentuk e-book maupun e-journal di web site atau perpustakaan digital, mencari media pembelajaran, dan mengunduh software yang berbayar maupun gratis. Sedangkan dalam pengembangan strategi pembelajaran dilakukan dengan cara menerapkan elearning, mengadakan forum diskusi dengan membentuk group diskusi melalui email menggunakan groups.yahoo.com atau groups.google.com, menggunakan TIK sebagai media pembelajaran, mengadakan simulation based learning, dan mengadakan pelatihan online.
Pendahuluan
Menurut Bambang Sudibyo (2007), sesuai dengan UU Sisdiknas No. 20/2003 pasal 35 ayat 1 dan pasal 40 standar sarana dan prasarana sekolah termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Demikian juga dalam pemerataan dan perluasan akses pendidikan sesuai dengan Renstra Pendidikan Nasional tahun 2005-2009, maka kegiatan prioritas pencapaian sasaran termasuk pemanfaatan TIK sebagai media pembelajaran jarak jauh. Selain itu dalam rangka peningkatan mutu, relevansi dan daya saing maka diharapkan ada penerapan TIK dalam pembelajaran. Dari dua sumber kebijakan tersebut dapat diambil suatu pengertian bahwa, pemanfaatan TIK telah menjadi keharusan bagi dunia pendidikan di Indonesia. Perluasan akses terhambat dengan letak geografis yang berjauhan hanya bisa dipecahkan dengan menggunakan TIK. Hal tersebut juga dikuatkan dengan kenyataan bahwa penggunaan TIK pada saat ini yang tidak mahal, sehingga nantinya setiap siswa dan guru telah terhubung secara global melalui jaringan internet.
Penggunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi khususnya internet pada saat ini di di Indonesia sudah mencapai sekitar 25 juta pengguna (Dheo,2009), yang sebagian besar pengguna adalah kalangan pebisnis dan mahasiswa. Dilain pihak menurut Balitbang Depkominfo (2009) jumlah pengguna telepon seluler pada saat sekarang ini telah mencapai kurang lebih 96.410.000, teledensitas 36,39 % dengan tingkat persentase pertumbuhan pelanggan telepon seluler mencapai 28,26 % pertahun. Dari data tersebut dapat dibayangkan bahwa pengguna internet di waktu yang akan datang akan meningkat dengan pesat, karena internet bisa juga diakses melalui pesawat telepon seluler (beberapa provider telepon seluler telah menawarkan akses data internet biaya murah). Pengguna internet bisa memperoleh manfaatnya dalam hal mencari informasi, mengirim surat, berdiskusi melalui forum, belajar, dan sebagainya. Penerapan TIK bukan hanya pada industri TIK sendiri tapi pada bidang yang lain juga sangat banyak manfaatnya, misalnya pada bidang teknologi, budaya, politik , ekonomi, komunikasi dan pendidikan. Khusus dalam dunia pendidikan pada saat ini, semua pihak yang terlibat harus menggunakan TIK dalam berbagai hal, misalnya : pencarian buku ajar (ebook), elearning, pengembangan strategi pembelajaran, pengembangan materi ajar, pengembangan media pembelajaran, pengembangan kurikulum, dan pengembangan sistem administrasi sekolah. 3
Hal yang sangat penting dirasakan dalam dunia pendidikan dalam penerapan TIK adalah dalam pengembangan materi ajar dan strategi pembelajaran. Guru dan siswa pada saat ini tidak bisa hanya mengandalkan materi ajar buku cetak karena proses pembaruan (revisi atau update nya) memerlukan waktu yang relatif lama, tetapi harus dilengkapi juga dengan ebook atau buku digital. Guru tidak hanya membatasi komunikasi dengan siswanya dengan tatap muka di kelas, tetapi juga bisa mengirimkan tugas, materi ajar, nilai, dan diskusi menggunakan TIK baik melalui email, elearning, sms, maupun blog. Pada makalah ini akan dibahas penerapan TIK dalam hal pengembangan materi ajar dan strategi pembelajaran , khususnya dalam mata diklat memprogram mesin CNC yang diajarkan di SMK program keahlian mesin perkakas. Hal tersebut perlu dibahas karena bahan ajar dan strategi pembelajaran mata diklat tersebut belum tersedia secara luas di Indonesia, materi ajar juga masih relatif baru dan harus diajarkan, perkembangan teknologi CNC yang sangat pesat, serta belum banyak guru SMK menguasai bidang ini secara mendalam.
Pembahasan
Pengertian atau definisi Information and Communication Technologies (ICT) menurut wikipedia adalah :
“ICT is an umbrella term that covers all advanced technologies in manipulating and communicating information. The term is sometimes used in preference to Information Technology (IT), particularly on these two communities: education and government. The common usage ICT is synonymous assumed the fact that IT or ICT encompasses all mediums, to record information (magnetic disk/tape, optical disks (CD/DVD), flash memory etc. and arguably also paper records); technology for broadcasting information – radio, television; and technology for communicating through voice and sound or images – microphone, camera, loudspeaker, telephone to cellular phones. It includes the wide varieties of computing hardware (PCs, servers, mainframes, networked storage). Rapidly it develops personal hardware market the comprises mobile phones, personal devices, (MP3, MP4, MP5 and MP6) players, and so much more (http://en.wikipedia.org/wiki/Information_and_communication_technologies). Dari definisi tersebut jelas bahwa teknologi informasi dan teknologi komunikasi meliputi 4
banyak hal yang sangat luas dan beragam, baik bentuk, penerapan, dan konsekuensi mereka yang terlibat.
TIK dalam pendidikan meliputi penggunaan TIK dalam teknologi pendidikan. TIK dalam pendidikan dapat dikategorikan secara luas sebagai berikut :
• TIK sebagai mata pelajaran (misalnya : mata pelajaran komputer, pemrograman komputer, aplikasi komputer)
• TIK sebagai alat untuk membantu mata ajar tertentu (misalnya computer-based learning, presentasi, mencari bahan ajar dan strategi pembelajaran, mengirim bahan ajar dan penelitian)
• TIK Sebagai alat untuk administrasi (misalnya sistem informasi managemen pendidikan /education management information systems/EMIS)

Penggunaan TIK untuk Pencarian Bahan ajar dan Buku
Banyak bahan ajar yang telah disediakan di website. Bahan ajar tersebut dibuat oleh lembaga pendidikan, perusahaan, guru, dosen, atau orang-orang ahli dalam bidang tertentu. Depdiknas telah menerbitkan banyak ebook atau BSE (Buku Sekolah Elektronik) yang dapat diunduh dari internet oleh siapa saja yang memerlukannya secara gratis (http://ebook.depdiknas.go.id/). Dengan adanya BSE tersebut maka kebutuhan buku pelajaran sekolah secara nasional dapat terpenuhi dengan biaya murah. Bagi mata pelajaran umum untuk SD, SMP, dan SMA buku yang telah tersedia hampir untuk semua mata pelajaran, akan tetapi untuk mata diklat produktif program keahlian tertentu di SMK sampai saat ini jumlah judulnya belum memadai.
Mata diklat memprogram mesin CNC adalah mata diklat yang harus diajarkan di SMK program keahlian teknik pemesinan. Jumlah jam pelajaran yang harus dialami oleh setiap siswa adalah 220 jam. Banyak kendala yang dialami oleh SMK mulai dari tidak dimilikinya mesin CNC, SDM yang kurang, serta belum dimilikinya materi ajar serta strategi dan metode pembelajarannya yang sesuai dengan tuntutan kurikulum yang saat ini berlaku.
Bahan ajar memprogram mesin CNC yang tersedia di toko buku sangat langka dan kalaupun ada biasanya terbitan lama atau tidak sesuai dengan mesin yang dimiliki, sehingga untuk memperoleh yang terbaru bisa dilakukan dengan mencari materi ajar 5
tersebut di internet. Langkah yang harus dilakukan untuk memperoleh materi ajar mata diklat tersebut, agar diperoleh apa yang diinginkan adalah sebagai berikut :
• Komputer yang tersedia terhubung dengan internet, baik melalui LAN, modem USB, modem melalui fix telepon atau modem yang ada dalam telepon seluler
• Program sistem operasi yang ada dalam komputer dipastikan mendukung program internet explorer atau program lain yang setara

Posted August 11, 2011 by www.latahang.com

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: